Login

Register

Login

Register

Financial Literacy – National Camp

Tidak Ada Perusahaan yang Bangkrut Karena Rugi,Perusahaan Bangkrut Karena Tidak Memiliki Uang Cash!

– Heppy Trenggono –

APAKAH HAL-HAL SEPERTI INI TERJADI PADA ANDA?

    • “Setiap saat saya masih harus menomboki perusahaan dengan utang untuk mengatasi cash flow, saya ingin segera keluar dari keadaan ini.”
    • “Dulu ketika bisnis masih kecil saya bisa menikmati hasil dari perusahaan, namun sekarang setelah bisnis saya membesar justru saya tidak tahu uangnya kemana, keadaan saya semakin terasa sempit.”
    • “Pekerjaan saya seperti pemadam kebakaran, satu persoalan saya selesaikan muncul persoalan yang lain. Saya butuh konsep yang efektif dalam menjalankan bisnis.”
    • “Sejujurnya sampai saat ini saya tidak tahu apakan yang telah saya lakukan dalam memimpin dan menjalankan Perusahaan sudah betul apa belum.”
  • “Saya merasa lelah sekali, waktu dan tenaga saya habis tetapi bisnis sepertinya belum mengalami kemajuan yang saya inginkan.”

Jika “YA” jawabannya, simak cerita Pak UNTUNG
di bawah ini

 

Pak UNTUNG yang tak pernah UNTUNG

Untung. Begitu orang-orang memanggilku. Kata orang, nama adalah doa. Makanya, orangtuaku memberiku nama seperti itu. Harapannya, hidupku selalu dilimpahi berkah dan kebahagiaan sama seperti namaku, kuharapkan jalan hidupku penuh kemujuran. Rasanya memang tak ada manusia yang mau hidupnya susah dan menderita berbekal optimisme, kumulai bisnis pertamaku, bisnis kecil yang kujalankan sendiri dari teras rumahku. Tak kusangka, dari bisnis kecil-kecilan itu, di tahun pertama aku berhasil meraup lebih, “Inilah saatnya menjadi ‘besar'”, pikirku “Kalau mau ‘jadi’, ya harus berani!” kuyakinkan diriku sendiri. Resiko kuterjang, keputusan-keputusan kuambil dengan antusias Bisnisku bagai gurita. Cabang semakin banyak, SDM pun bertambah, aku semakin berani mengambil langkah-langkah taktis. “Enterpreneur muda yang layak diperhitungkan,” begitu headline-headline berita menjulukiku. Gemerlap puja-puji dan kepercayaan diri adalah makanan sehari-hari, tapi … ada satu yang mereka semua tak tahu, tiap malam kedua mataku tak pernah bisa terpejam dengan tenang… Utang, utang, utang … menggerogoti bisnisku pelan-pelan pekerjaanku jadi seperti pemadam kebakaran, satu utang padam, membara utang yang lain. Tiap pagi, aku bangun dengan bola besi berat di kedua kakiku. Beban itu kubawa ke mana pun, menyeretku tapi tak bisa kulepaskan karena justru menyeretku semakin terperosok lebih dalam. Sementara ada kepala-kepala yang masih harus hidup bergantung padaku, pada keputusanku dulu, ketika bisnisku masih kecil, mudah menghadapi dan mengatur semuanya Setelah bisnis membesar, justru tantangan makin sulit, keadaan jadi sempit dan menghimpit. Akhirnya, aset pribadiku kukorbankan demi mengurangi tambal-sulam keuangan perusahaan yang kacau balau. Niatnya merintis, malah jadi meringis. Tanpa kusadari, sebetulnya tak hanya aset pribadiku yang kukorbankan, melainkan kehidupanku seluruhnya waktuku, kesehatanku, keluargaku. Bukan ini kehidupan yang kuidamkan, Bukan ini “Untung” yang seharusnya. Hingga sebuah pertanyaan terus terngiang di telingaku “Apa yang salah?”

Anda menginginkan bisnis yang terkontrol dan menjadi mesin pencetak uang. Tetapi, bisnis yang saat ini terjadi justru setiap saat masih harus menambah suntikan dana untuk menutupi cashflow, sementara waktu anda juga tersita habis mengurusi bisnis karena bisnis anda belum bisa ditinggalkan oleh anda.

Yang anda butuhkan adalah sebuah keahlian finansial, pemahaman terhadap hal-hal yang paling esensial dalam bisnis, sehingga anda bisa mengontrol bisnis anda dengan lebih mudah dan mengambil keputusan-keputusan dengan tepat untuk memastikan bisnis anda bertumbuh dan benar-benar berkembang menjadi mesin pencetak cash untuk anda.

Selama ini, anda mencari-cari sendiri metode dalam menjalankan perusahaan dan seringkali harus merubah pendekatan yang anda lakukan karena metode yang anda terapkan tidak efektif. Namun saat ini melalui IIBF (Indonesian Islamic Business Forum) anda bisa belajar dan memiliki keahlian yang wajib dikuasai oleh para Pengusaha yang ingin bisnisnya sehat dan benar-benar menjadi mesin pencetak uang untuk anda.

Memperkenalkan “Financial Literacy – National Camp”

Selama 3 hari, anda akan diajak untuk memahami transaksi-transaksi fundamental dalam bisnis, diajak agar fasih menggunakan bahasa bisnis, memahami laporan keuangan secara cepat, menemukan metode dalam menerbangkan bisnis anda, dan mempelajari keahlian untuk memiliki cashflow yang sehat yang bisa segera anda terapkan begitu anda selesai mengikuti program ini.
Anda akan menemukan cara,

  • Bagaimana mengontrol sedikit hal di dalam bisnis tetapi memiliki dampak yang fundamental terhadap kesehatan keuangan
  • Bagaimana melakukan strategi yang spesifik untuk mengatasi masalah keuangan perusahaan
  • Bagaimana merancang strategi yang bisa difahami oleh seluruh tim dalam perusahaan sehingga perusahaan dapat terus bertumbuh dalam berbagai situasi
  • Bagaimana menciptakan bisnis yang benar-benar menjadi mesin uang bagi kita

Siapa yang Membutuhkan Workshop Ini?

Financial Literacy adalah workshop yang wajib dikuti oleh semua pengusaha, juga mereka para Direktur dan Manager Keuangan di Perusahaan. Lebih khusus, Workshop ini dirancang untuk membantu para Pengusaha,
Yang bisnisnya belum menjadi mesin pencetak cash
Yang sedang dalam situasi keuangan kurang sehat
Yang ingin memahami kunci membangun kekayaan dalam bisnis
Yang masih mengandalkan utang dari hari ke hari
Yang ingin memiliki keahlian finansial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *